Membuat openSUSE Live USB dari Windows
Tuesday, June 3, 2008

Berikut adalah cara termudah membuat openSUSE Live USB menggunakan sistem Windows .
Mengapa harus menggunakan Windows ? Tentu saja tidak ada keharusan. Penggunaan sistem Windows ditujukan bagi para pengguna Windows yang ingin mencoba openSUSE menggunakan LiveUSB tanpa harus melakukan instalasi dan tanpa harus takut ada masalah dengan data dan sistem yang ada.
Berikut adalah summary dari proses pembuatannya :
KEUNTUNGAN
1. Tutorial ini dapat digunakan baik di Windows maupun di Linux. Letak perbedaan hanya pada proses pembuatan bootable Live USB (penggunaan syslinux)
2. Tidak memerlukan proses instalasi openSUSE terlebih dahulu seperti halnya KIWI. Hanya memerlukan prose download ISO LiveCD dan tools untuk ekstrak ISO (utility gratis 7-zip bisa melakukannya)
3. Dapat menggunakan file sistem FAT 32 sehingga USB Flash Disk tetap dapat digunakan untuk menyimpan file dari Windows, Linux maupun Mac.
4. Mudah, hanya perlu beberapa langkah singkat
5. Proses cepat, membutuhkan waktu beberapa menit saja. Proses terlama adalah melakukan copy ISO image sebesar 700 MB
PERSIAPAN
1. Siapkan USB Flash Disk minimal 1 GB
2. Download versi terakhir dari syslinux di http://www.kernel.org/pub/linux/utils/boot/syslinux/
3. Download hasil modifikasi initrd - namanya initrdud - dari uploads Blog Vavai di http://www.vavai.com/uploads/opensuse/initrdud. Modifikasi initrd ini memuat perubahan boot dari CD ke USB dan penambahan modules NLS untuk character set FAT 32
4. Download ISO openSUSE LiveCD di http://software.opensuse.org/
MEMBUAT BOOTABLE LIVEUSB
1. Jalankan Windows
2. Tancapkan USB Flash Disk
3. Ekstrak hasil download syslinux
4. Buka DOS Prompt (Command Prompt)
5. Pindah ke folder hasil ekstrak syslinux, masuk ke folder win32
6. Jalankan perintah syslinux -ma driver-letter-of-flash-disk, misalnya : syslinux -ma E: dengan E adalah driver USB Flash Disk. Note : Proses pembuatan bootable disk sangat cepat jadi jangan menunggu berlama-lama
PROSES PEMBUATAN LIVE USB
1. Tancapkan ulang USB Flash Disk yang sudah bootable
2. Buat folder sementara untuk hasil ekstrak ISO LiveCD, misalnya folder liveiso
3. Ekstrak ISO LiveCD menggunakan 7-zip atau winrar ke folder liveiso
4. Copy semua isi dari liveiso ke USB Flash disk
5. Copy semua isi folder boot/i386/loader ke USB Flash disk (ke root folde, bukan didalam folder. Maksudnya, copy ke drive E: bukan ke kedalam folder di drive E: )
6. Rename file isolinux.cfg yang ada di root folder USB Flash disk menjadi syslinux.cfg
7. Copy file initrdud hasil download ke root folder USB Flash Disk
8. Buat perubahan kecil pada file syslinux.cfg agar menggunakan initrdud, bukan initrd. Lakukan perubahan pada baris ini : append initrd=initrd ramdisk_size=512000 ramdisk_blocksize=4096 splash=silent showopts menjadi append initrd=initrdud kiwidebug=1 ramdisk_size=512000 ramdisk_blocksize=4096 splash=silent showopts Opsi kiwidebug=1 akan menampilkan pesan error apapun ke terminal
TESTING
1. Boot komputer dengan prioritas boot adalah USB HDD. Sebagian besar komputer terbaru mestinya sudah mendukung pilihan ini. Jika menggunakan laptop atau komputer yang mendukung perubahan boot on the fly, ubah pilihan dengan menekan tombol keyboard F12, F8, F9 atau tombol lain sesuai dengan konfigurasi komputer anda
2. Saat booting, tekan ENTER saat ada pilihan untuk boot. Mengetik tulisan Live-System seperti yang diminta akan menimbulkan pesan kesalahan. KIta dapat memodifikasi pesan ini namun hal ini tidak terlalu bermasalah andaikan dibiarkan demikian adanya
SCREENSHOT INSTALASI DARI LIVEUSB
Karena dibangun dari LiveCD, USB ini memiliki kemampuan diinstall kedalam harddisk. Berikut ini adalah contoh screenshot instalasinya :

